© 2010 - Johanes Lim Consulting. All rights reserved .

MENINGKATKAN SALES, MENINGKATKAN PROFIT, SPIONASE BISNIS

Free Article: Business Success Coaching
Johanes Lim, Ph.D, CPC, CHt

TAKDIR REENGINEERING: MEREKAYASA ULANG TAKDIR 1

Artikel ini saya dedikasikan untuk para sahabat sahabat, pembaca buku, maupun peserta pelatihan saya; yang ingin mendapat masukan dan inspirasi tentang perkara yang sangat crucial, dan unsolvable; yakni tentang TAKDIR.
Bukan dengan maksud menggurui ataupun mengindoktrinasi, melainkan hanya ingin berbagi pendapat dan solusi terhadap hal yang menjadi misteri sepanjang jaman:
Apakah TAKDIR itu?
Apakah TAKDIR bisa diubah?
Apakah peranan TUHAN ALLAH terhadap TAKDIR setiap manusia?
Apakah TUHAN ALLAH menetapkan TAKDIR setiap orang menjadi kaya atau miskin, berbahagia atau menderita, sukses atau gagal?
Apakah TUHAN ALLAH Maha Baik dan Maha Kuasa sekaligus?
Jika “YA”, lantas apa penjelasannya terhadap banyaknya penderitaan, kemiskinan, sakit penyakit, malapetaka? Mengapa banyak orang saleh yang menabur kebaikan malahan mendapat kemalangan, penyakit, kerugian, kemiskinan, penghinaan?
Mengapa banyak orang yang menabur kejahatan malahan mendapat keberuntungan, kekayaan, kehormatan, kebahagiaan? Apakah manusia bisa merancang ulang TAKDIR nya sendiri, agar menjadi sebagaimana yang dikehendaki? Bagaimana cara merancang ulang TAKDIR agar kita bisa menjadi sukses kaya, sehat sejahtera, dan berbahagia? Apa indikasinya bahwa TAKDIR seseorang sudah ditetapkan untuk tidak bisa diubah?
Dan masih banyak lagi pertanyaan tersembunyi yang memenuhi hati manusia, namun yang tidak berani diungkapkannya, karena merasa tidak patut, dan gentar, takut menyinggung perasaan TUHAN ALLAH
Sayapun tidak akan berani lancang untuk menyampaikan hal yang bukan wewenang dan domain saya; bukan karena takut berdosa, melainkan takut malu karena mengajarkan hal yang tidak bisa saya pertanggung jawabkan
Tulisan saya inipun tidak bertujuan untuk mempengaruhi kepercayaan Anda terhadap apapun. Saya hanya ingin membantu, menolong.
Jika hati, pikiran dan roh Anda telah merasa sumpek, penasaran, kecewa dan frustrasi terhadap berbagai hal yang tidak Anda dapatkan jawabannya dari siapapun… mudah mudahan tulisan saya ini bisa memberikan kelegaan, jalan keluar bagi Anda

Sebagaimana yang Anda ketahui, bahwa saya adalah Penulis beberapa buku bisnis dan motivasi seperti NO PAIN NO GAIN, JUST DUIT, MANAJEMEN USA, STRATEGI SUKSES, HYPNOSIS IN SELLING, RSQ THE MONEY MAKER, BUSINESS DOCTOR, INSTAN JUTAAN, 365 SUCCESS INSPIRATIONS, HYPNO NLP IN SELLING
Saya bukan Penulis produktif, karena setiap buku memerlukan waktu riset 1-2 tahun agar bisa memberikan manfaat optimal dan orisinil. Dan untuk membina persahabatan, saya selalu mencantumkan nomor HP dan email pribadi saya disetiap buku, sehingga dari sana saya juga menerima sangat banyak masukan dan inspirasi dari para pembaca buku. Ditambah dengan pengalaman menjadi Pelatih Konsultatif diberbagai skala dan jenis industri selama lebih dari 15 tahun
Berbagai pertanyaan, persoalan, harapan, kritikan, komentar dan saran dari para sahabat itulah yang mendorong saya untuk menulis tema ini
Namun karena harus memilih, maka saya memilah subjek ini menjadi TAKDIR RE-ENGINEERING: MENJADI PRIA SEJATI
AHA! Kalau ada dari Anda yang terperanjat, dan menduga saya diskriminatif terhadap gender, bahkan terkesan sok jagoan… saya perlu menginterupsi: Ijinkan saya selesai menjabarkan
Saya mengasihi pria maupun wanita. Namun karena budaya ketimuran kita yang memposisikan pria sebagai kepala keluarga, tulang punggung, pencari nafkah; dan karena saya adalah pria sehingga pasti kurang memahami wanita, sehingga kurang patut jika saya yang membahasnya… maka topik ini saya pilih. Premis saya ialah:
Bagus atau buruknya suatu bangsa, ditentukan oleh masyarakatnya; masyarakat adalah kumpulan dari keluarga keluarga; dan dalam masyarakat yang berbudaya Timur serta paternalistik, kepala keluarga adalah pria; sehingga pria lah yang dominan menentukan “nasib” keluarga, masyarakat, dan bangsa!
Ibaratnya, pria adalah seperti lokomotif, sedangkan istri dan anak anaknya adalah gerbong. Apa yang akan terjadi, kemana akan menuju, tergantung arah lokomotif.
Sehingga, jika kaum pria dijadikan Pria Sejati, maka dalam lingkup kecil, yang mendapat manfaat adalah wanita dan anak anaknya; sedangkan dalam lingkup besar, masyarakat dan bangsa juga akan mendapat manfaatnya

Saya tidak sedang berprasangka, melainkan berdasarkan realita.
Sekalipun populasi wanita 3-4 kali lebih banyak dari pria, namun jabatan pemimpin, didominasi oleh pria; baik dalam domain politik, sosial maupun bisnis.
Saya mempunyai data bahwa dari 32.000 pemimpin bisnis Indonesia, yang menjadi direksi wanita hanyalah 9% saja.
Jadi, jika kita secara bersama sama bisa meningkatkan kualitas dan kebergunaan pria, maka secara otomatis manfaatnya bisa dinikmati oleh banyak orang.

Klik TAKDIR REENGINEERING halaman selanjutnya…..

Menurut saya..
Better is not enough when getting the best is possible!

HOME

FREE ARTICLES